Kedatangan Tamu

0
275

Ramadhan akan datang lagi. Ia tamu istimewa yang selalu ditunggu-tunggu. Suasana mendadak akan berubah. Masjid-masjid juga mendadak akan diserbu. Dapur akan bekerja dini hari.

Saya masih ingat beberapa tahun lalu merasakan ramadhan yang benar-benar berkesan. Ia datang dan menghampiri hati hingga terasa sangat sejuknya. Siang dan malam terasa damai. Air mata haru pun mudah sekali tercucur. Itu memang pengalaman melalui ramadhan yang paling nikmat. Itu pula yang membuat saya rindu kembali berjumpa dengan ramadhan-ramadhan berikutnya. Ingin kembali merasakan hal yang sama. Sebuah pengalaman spiritual yang membuat air mata rindu menanti tamu agung ini datang kembali.

Memang tak setiap melalui ramadhan seindah itu. Tahun lalu saya jatuh sakit sampai dua kali saat melalui ramadhan. Sedih rasanya karena tak bisa menikmati sajian yang diberikan Tuhan.

Puasa memanglah milik kita sendiri dan sang Khalik. Tak perlu dijajakan kepada orang lain seperti barang dagangan. Biarlah kita sendiri yang menikmati apa arti merubah perilaku selama bulan itu tiba. Bangun sahur disaat waktu 11 bulan lainnya kita lelap di jam-jam itu. Menahan segala bentuk lapar dan dahaga, sedangkan di bulan-bulan lainnya kita bisa saja beli ini dan itu saat sedang lapar atau haus hinggap.

Selamat beribadah puasa. Semoga ibadah ini bersih sampai kepada Allah. Tapi sebelumnya saya ingin sampaikan maaf kepada siapapun yang pernah tersakiti oleh sikap dan perkataan yang kadang sulit dijaga ini. Semoga kita sama-sama menjalani ramadhan kali ini dengan indah. Rindu ingin merasakan ramadhan yang begitu syahdu seperti beberapa tahun lalu. Ya Allah, izinkanlah…

LEAVE A REPLY